-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Selamat Dari Penyerangan KKB di Papua Barat, Begini Cerita Pratu Iqbal

Selamat Dari Penyerangan KKB di Papua Barat, Begini Cerita Pratu Iqbal

Seruan.id - Meski mengalami luka-luka, Pratu Iqbal, anggota Posramil Kisor, Kodim 1809/Maybarat, Papua Barat berhasil ditemukan dan selamat setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang usai kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan penyerangan.

Dalam insiden yang terjadi pada Kamis, (02/09/2021) pukul 03.00 WIT tersebut, empat prajurit dinyatakan gugur.

Dari cerita yang disampaikan oleh Pratu Iqbal, saat penyerangan terjadi ia melompal ke sungai dan menyelam hingga terbawa arus hingga ke hilir. Saat mencoba bertahan melawan arus sungai, Pratu Iqbal mengaku ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata tersebut.

"Senjata ada dibagian sebelah, satu saja, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Saya melompat di belakang pos. Saya buka pintu, tengok aman, saya langsung melompat ke sungai. Mereka masih tembaki saya. Saya menyelam di dalam air terus dibawa arus sampai ke bawah," cerita Pratu Iqbal tentang apa yang ia dan rekan-rekannya alami.

Lebih lanjut, Pratu Iqbal menjelaskan bahwa kelompok kriminal tersebut membawa senjata api dan senjata rakitan saat melakukan penyerangan. Selain itu, mereka juga dilengkapi senjata tajam pada masing-masing orang saat melakukan penyerangan ke Posrmil Kisor.

Mereka melakukan penyerangan secara membabi buta. Akibatnya, empat anggota gugur, termasuk Komandan Posramil.

"Iya mereka ada bawa pucuk (senjata api) dan ada senjata rakitan juga. Tapi rata-rata mereka serang kawan-kawan dengan alat tajam (parang), kawan-kawan diparangi juga," lanjutnya.

Adapun kondisi Pratu Iqbal sudah dievakuasi ke Kodim 1809/Maybarat dan selanjutnya akan dirawat di RSUD Maybarat.

Kondisi lapangan saat ini telah berhasil dikuasai kembali oleh Pasukan TNI AD, walau hingga saat ini belum ada penambahan pasukan di wilayah tersebut.

"Penambahan pasukan tidak ada, Bapak Danrem dan pejabat pasi Intel sudah berangkat ke sana. Saya belum dapat memberikan keterangan soal ini terkait jumlah korban atau informasi lain belum dapat saya berikan. Semua satu pintu melalui Kodam Kasuari, saya harap rekan-rekan dapat memakluminya," ujar Kapenrem 181 Praja Vira Tama, Mayor Inf Puguh saat dimintai keterangan.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment