-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Korea Selatan Barter Vaksin Hampir Kadaluwarsa dengan Israel

 

Ilustrasi: (iStockphoto/Vladans) dari CNN Indonesia

Korea Selatan Barter Vaksin Hampir Kadaluwarsa dengan Israel 

Seruan.id - Negara ginseng Korea Selatan akan menerima 700 ribu dosis vaksin Covid-19 yang berasal dari Negara Israel, Meski demikian vaksin yang akan diterima Korea Selatan tersebut adalah vaksin yang nyaris kedaluwarsa. Hal ini sebelumnya memang sudah diketahui satu sama lain dan telah melalui kesepakatan barter yang diteken pada Selasa (6/7).

Berdasarkan pada kesepakatan tersebut, Negara Israel nantinya akan mengirimkan sebanyak 700 ribu dosis yang akan langsung digunakan oleh Korsel karena tenggat kedaluwarsa vaksin tersebut akan jatuh pada akhir bulan ini.

Dan sebagai timbal balik dari diterimanya vaksin tersebut, Negara Israel nantinya akan menerima 700 ribu dosis vaksin Covid-19 yang sedang dalam proses pemesanan oleh Korsel dalam waktu dekat.

"Kami sepakat untuk melakukan pertukaran yang merupakan situasi sama-sama untung. Korea Selatan akan menerima vaksin dari stok kami dan akan dilunasi dengan pesanan mereka selanjutnya," perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, menjelaskan seperti dikutip dari The Times of Israel.

Kesepakatan atas pertukaran vaksin ini tercapai tak lama setelah Israel mengeluarkan peryataan bahwa mereka berencana akan menghancurkan 800 ribu dosis vaksin Covid-19 yang nyaris kedaluwarsa jika tak ada pembeli.

Berdasarkan laporan dari Perusahaan Penyiaran Publik Israel (KAN), Israel berenca akan menghancurkan vaksin yang mereka miliki jika tak ada negara yang mau membeli vaksin tersebut hingga melewati tanggal kedaluwarsanya.

Sementara itu informasi dari kantor berita Anadolu, melaporkan bahwa 800 ribu vaksin yang dimaksudkan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari kesepakatan pertukaran dengan Palestina.

Berdasarkan dari kesepakatan tersebut, Negara Israel akan memberikan sekitar 1 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Pfizer ke Palestina.

Sebaliknya, dari kesepakatan tersebut Palestina akan mengirimkan satu juta dosis vaksin Pfizer ke Israel dari paket yang dijadwalkan akan tiba pada September atau Oktober mendatang.

Namun demikian, Palestina membatalkan kesepakatan tersebut karena vaksin akan dikirimkan Israel kepada Palestina ternyata sudah mendekati tanggal kedaluwarsa.

Negara Israel sendiri sebelumnya dikenal sebagai salah satu negara di dunia dengan program vaksinasi Covid-19 tersukses.

Maka dari itu, Hingga kini, sekitar 59,9 persen populasi di Negara Israel sudah mengikuti vaksinasi secara penuh. Sementara itu, total vaksin yang sudah disuntikkan mencapai 10,8 juta dosis.

Keberehasilan Israel tersebut terlihat dengan angka vaksinasi tinggi dan penurunan penularan Covid-19, Hingga Israel sudah sempat mengizinkan warganya melepas masker ketika berkegiatan, baik di dalam maupun luar ruangan.

Namun, ketika kasus Covid-19 di Israel kembali mengalami lonjakan akibat kemunculan varian Covid Delta, pemerintah pun kembali mewajibkan warganya memakai masker di dalam ruangan.
Related Posts

Related Posts

Post a Comment