-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Mayat Bocah 8 Tahun Ditemukan Penyelam Koin (Ciling) di Dasar Danau Toba

Mayat Bocah 8 Tahun Ditemukan Penyelam Koin (Ciling) di Dasar Danau Toba

Seruan.id - Seorang anak laki-laki bernama Nikolas Silitonga (8), warga Bandar Sono, kota Tebing Tinggi tenggelam di Perairan Danau Toba, Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 14:00 WIB. 

Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Dusun Sibaganding Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kalinya ditemukan oleh seorang penyelam koin berinisial PN. 

Penyelam koin tersebut melihat korban terbujur kaku di dasar perairan danau, kemudian memberitahukan kepada marga Siahaan yang merupakan rombongan dari Gereja Methodis. 

Kemudian penyelam koin tersebut mengajak marga Siahaan itu untuk menyelam ke Dasar Danau untuk melihat dan membantu mengevakuasi korban dari Dasar Danau.

Kemudian, korban diberikan pertolongan dengan melarikan korban menggunakan Angkot Wisata Indah ke Rumah Sakit Umum Daerah Parapat. Namun, saat itu korban sudah meninggal dunia. 

Saat mendengar kabar dari anak pantai penyelam koin itu, kami langsung berlari ke lokasi dan mencoba menolong korban,  tapi naas saat diangkat dari dasar air,  dia tidak bernyawa lagi, kemudian jasad korban kami bawa ke Rumah Sakit ini, “ kata Siahaan, salah seorang Rombongan dari Gereja Methodis tersebut. 

Direktur RSU parapat, Dr. Elisabeth melalui dokter jaga Dr. Icha Stefany Sigiro mengatakan ketika korban dibawa ke Rumah Sakit, korban sudah tidak bernyawa lagi. 

"Setiba di sini, korban sudah dheath on arrival," kata Dr. Icha.

Kanit Lantas polsek Parapat, Iptu Hendri Koto mengungkapkan bahwa korban meninggal diduga karena tengelam.

"Diduga Korban meningal karena tengelam, jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga, kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," kata Iptu Hendri.

Dari informasi yang diperoleh Seruan.id, korban bersama dengan ibunya Boru Gultom beserta rombongan dari gereja berkunjung ke Parapat, tepatnya ke Huta Sibaganding dalam rangka mengikuti Retret (kebaktian) gereja. Saat ibadah berlangsung, sang ibu tidak memperhatikan korban saat bermain di pantai. 

Related Posts
Pricilyahtjl
Writing is the art of creating life

Related Posts

Post a Comment