-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Waspada Rampok yang 'Ngumpet' di Aplikasi Android ini, Hapus Segera !!!

Waspada Rampok yang 'Ngumpet' di Aplikasi Android ini, Hapus Segera !!!

Seruan.id - Beberapa waktu yang lalu perusahaan penyedia software, Check Point melihat bahwa adanya malware berbahaya yang ada di aplikasi pada Google Play. Tidak hanya sampai sana, malware tersebut juga secara otomatis menyebar lewat WhatsApp pengguna

Malware tersebut ditemukan ada pada aplikasi bernama FlixOnline. Untuk menarik perhatian, aplikasi tersebut menawarkan konten Netflix di seluruh dunia melalui mobile.

Namun sangat sayang, bukanlah konten Netflix yang didapatkan, melainkan aplikasi tesebut nantinya akan memonitor notifkasi dari WhatsApp. Malware akan mengirimkan balasan otomatis pada pesan yang masuk menggunakan server remote command and control atau C&C, dikutip dari laman resmi Check Point, Senin (12/4/2021).

Balasan tersebut akan berisi berupa tawaran menggiurkan, yakninya layanan Netflix gratis selama dua bulan. Pada akhir pesan terdapat link yang harus diklik untuk mendapatkan penawaran tersebut.

"2 bulan Netflix Premium Free tanpa biaya untuk alasan karantina (Corona Virus)* Dapatkan 2 Bulan Netflix Premium Free dimanapun di dunia selama 60 hari. Dapatkan sekarang di sini," tulis pesan itu.

Nah dengan teknik tersebut, pelaku nantinya akan dapat melakukan sejumlah aktivitas jahat. Misalnya melalui link jahat menyebarkan malware, mencuri data dari akun WhatsApp, menyebarkan pesan palsu atau jahat pada kontak pengguna dan grup, dan melakukan pemerasan dengan mengancam mengirimkan data atau percakapan ke semua kontak korban.

Tak hanya itu, Check Point juga menemukan saat aplikasi Play Store di-install, malware mulai meminta untuk layanan 'Overlay', 'Battery Optimization Ignore', 'Notification'. Terdapat tiga tujuan permintaan ini:

  1. Overlay memungkinkan aplikasi jahat membuat Windows baru di atas aplikasi lainnya, Permintaan ini untuk malware dapat membuat layar Login palsu di aplikasi lain dengan tujuan mencuri kredensial korban.
  2. Battery Optimization Ignore untuk menghentikan malware tidak dimatikan saat pengoptimalan baterai. Bahkan saat sudah tidak digunakan dalam waktu lama.
  3. Akses notifikasi, saat ini diaktifkan malware memiliki akses pada semua notifikasi yang terkait dengan pesan yang masuk ke perangkat. Termasuk melakukan toal dan membalas pesan yang diterima.

Aplikasi Tersebut saat ini sudah dihapus dari Google Play Store. Akan tetapi apabila masih terpasang di smartphone, aktor jahat masih bisa beraksi, maka dari itu sangat disarankan untuk uninstall aplikasi ini.

Sumber: CNBC Indonesia

Related Posts

Related Posts

Post a Comment