-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Diduga Masih Aktif, Ratusan Peluru Ditemukan Pekerja Saat Menggali Tanah

Diduga Masih Aktif, Ratusan Peluru Ditemukan Pekerja Saat Menggali Tanah

Seruan.id - Warga Desa Bangun I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara geger dengan penemuan ratusan butir peluru.

Ratusan peluru dengan kaliber 50 milimeter itu ditemukan pada areal Gereja HKBP Bangun Resort Bangun Marturia.

Pekerja yang rencananya akan mengerjakan proyek bangunan rumah dinas pendeta mendapati ratusan peluru itu pada saat melakukan penggalian pondasi.

Pekerja dan masyarakat setempat  tak mengetahui asal mula ratusan peluru itu terpendam di areal temuan itu.

Sakun Kujo merupakan pekerja Ayang menemukan peluru-peluru itu pada hari  Kamis (11/03/2021) di kedalaman 30cm pada lokasi yang diketahui adalah tempat pembuangan sampah, sebab pada areal tersebut ditemukan banyak pecahan kaca dan sampah-sampah.

“Awalnya satu, semakin di korek makin banyak,  kita laporkan kepada pendeta dan panitia pembangunan,” tutur Sakun Kujo.

Laporan tersebut langsung segera ditindaklanjuti oleh petugas piket Polsubsektor Parbuluan bersama Babinsa Bangun I yaitu Aipda Charter Nainggolan dan Serda Riduan Sitanggang.  Kedua aparat itu segera melakukan penyisiran di lokasi penemuan.

 

Penyisiran di sekitar lokasi penemuan dilakukan guna memastikan ada atau tidak peluru serupa yang masih terpendam.

Peluru-Peluru untuk senjata mesin berat (SMB) yang ditemukan itu diindikasikan masih dalam keadaan aktif menurut keterangan Riduan Sitanggang bersama Charter Nainggolan.

Setelah ditemukan, ratusan peluru tersebut segera dibawa oleh Polsubsektor Parbuluan untuk pemeriksaan.

“Kita bawa dulu ke Poksubsektor Parbuluan baru kita serahkan ke Polres Dairi,” tegas Aipda Charter Nainggolan.

Atas temuan itu kepolisian setempat sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan asal dan kepemilikan peluru tersebut.

Related Posts
A-L-S
Jatuh dan Tenggelam Itu Sudah Biasa, Terbang Saja yang Tak Biasa

Related Posts

Post a Comment