-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Penjelasan Ahli Mengenai Kenapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa dan Tsunami?

 

Ilustrasi: Akibat Gempa Bumi

Penjelasan Ahli Mengenai Kenapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa dan Tsunami?


Seruan.id - Beberapa waktu belakangan Indonesia baru saja dilanda oleh beberapa bencana alam yang merugikan, salah satunya terjadi di Provinsi Sulawesi Barat yang diguncang oleh gempa berkekuatan tinggi.

Dalam bencana tersebut, puluhan orang meninggal dunia dan banyak harta benda seperti rumah, mobil, bahkan gedung-gedung tinggi yang dibuat rata dengan tanah.

Bahkan sebelum-sebelumya Indonesia sering diguncang oleh gempa yang lebih besar dan tsunami yang ikut serta melanda tanah pertiwi Indonesia.

Hal itu tentunya memunculkan pertanyaan di setiap batin orang-orang. 

Mengapa Indonesia sering didatangi oleh bencana yang tidak dapat diprediksi?

Para ahli berpendapat bahwa dengan kondisi dan letak geografis Indonesia yang berada di Cincin Api, busur gunung berapi dan garis patahan di cekungan Samudera Pasifik membuat Indonesia rentan menghadapi bencana seperti gempa bumi bahkan tsunami.

Daerah yang berbentuk seperti sepatu membentang sepanjang 40.000 kilometer (25.000 mill) itu merupakan tempat sebagian besar pusat gempa bumi dunia terjadi.

Faktanya zona tersebut merupakan zona paling aktif secara seismik di bumi, dimana zona tersebut terbentang mulai dari Jepang dan Indonesia membentang luas hingga California dan Amerika Selatan.

Lempeng tektonik dan Cincin Api adalah alasan utama mengapa Indonesia mengalami begitu banyak bencana gempa bumi dan letusan gunung berapi,” terang ahli meteorologi, Alinson Chinchar.

Bumi di bawah mereka terus berubah dan terus bergerak,” tambahnya.

Jika diperhatikan, dalam 30 hari terakhir Indonesia mengalami beberapa bencana gempa bumi seperti dilansir dari volcanodiscovery.com (situs yang mengkhususkan diri tentang volkanologi di dunia), mencatat bahwa Indonesia telah diguncang oleh 1 gempa berkekuatan 7,0 SR, 3 gempa antara 6,0 SR, 142 gempa 4,0 dan 5,0 SR, 378 gempa antara 3,0 SR dan 14 gempa di bawah skala 2,0 yang biasanya tidak terlalu dirasakan oleh manusia.

Gempa terbesar yang mengguncang Indonesia terjadi di Laut Filipina (7,0 SR), 43 KM di Timur Laut Pulau Magupung, Indonesia, pada 21 Januari 2021.

Sementara gempa terakhir yang mengguncang terjadi di 8,5 KM Tenggara Parapat, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara (2,5 SR) pada 23 Januari 2021 lalu.


Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment