-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Tidak Menerima Gaji Selama 10 Bulan, Pria Malang Ini Berjuang dan Demo Sendirian

Tidak Menerima Gaji Selama 10 Bulan, Pria Malang Ini Berjuang dan Demo Sendirian 

Seruan.id - Seroang pria asal Lhoksomawe, Provinsi Aceh yang diketahui bernama Nazar (53) rupanya harus mengalami nasib pilu dari perusahaan tempat ia bekerja. Sebab itu, Nazar pun menggelar demonstrasi untuk mendapatkan haknya walau hanya sendirian di depan pintu pagar bekas kantornya.

Pada saat melakukan demonstrasi, Nazar terlihat dengan semangat membentangkan alat peraga menuntut hak gajinya yang belum dibayarkan selama 10 bulan di depan pagar depan perusahaan tersebut selama empat hari berturut-turut.

"Saya sudah empat hari datang kesini menuntut upah kerja dari PT PBAS selaku pemilik proyek PT Mitra Agung Indonesia Infrastruktur (MITAII)," ujar Nazar saat ditanyai pada Jumat (08/10/21).

Tulisan pada spanduk yang dibentangkan oleh Warga Desa Hagu Barat tersebut terdengar memberikan sentilan kepada pimpinan perusahaan tempat ia bekerja karena tak kunjung membayarkan gajinya.

"Bapak Pimpinan PT PBAS tak sanggup bayar karena gaji kuli terlalu besar," tulis Nazar pada spanduknya.

Tak sampai disana, bahkan Nazar mengaku tak akan berhenti melakukan aksinya hingga perusahaan tersebut membayarkan upahnya sebesar Rp.16,2 juta.

"Dua jam saya berdiri di sini setiap harinya agar tuntutan saya dikabulkan. Tapi, sampai sekarang pihak perusahaan tidak peduli. Saya lakukan ini karena kubutuhan ekonomi keluarga," terangnya.

Dari keterangan Nazar, sebelumnya ia memiliki 52 teman yang melakukan aksi yang sama, yakni menuntut upah bekerja mereka kepada perusahaan tersebut, bahkan ia dan teman-temannya tersebut beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk membahas terkait masalah mereka.

"Dari 53 orang tersebut, hanya tinggal saya sendiri yang belum dibayarkan gajinya. Selain itu ada juga kelompok dua sebanyak 30 orang yang juga belum dibayarkan gajinya," terang Nazar.

"Saya sangat kecewa kepada perusahaan. Saya berharap gaji ini segera dibayarkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan membayar utang," harap Nazar.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment