-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Benarkah Amerika Serikat Tolak Impor Ikan dari China Karena Pekerja Paksakan Buruh Indonesia?

Benarkah Amerika Serikat Tolak Impor Ikan dari China Karena Pekerja Paksakan Buruh Indonesia?

Seruan.id - Pada Jumat, 28 Mei lalu, beredar informasi mengenai larangan impor baru atas makanan laut dari sebuah armada perikanan China oleh Amerika Serikat melalui Dinas Bea Cukai dan Perlidungan Perbatasan  (Customs and Border Protection/CBP).

Dari informasi yang beredar luas, langkah CBP tersebut merupaka akibat dari armada China yang menggunakan buruh kerja paksa di 32 kapalnya, termasuk melakukan pelangaran terhadap banyak pekerja yang beradal dari Indonesia atau TKI.

Dengan lantang dan tegas CBP telah menyampaikan tekadnya bahwa mereka akan segera menahan segala pasokan yang masuk seperti tuna, ikan todak dan produk-produk lainnya yang berasal dari Dalian Oceon Fishing Co Ltd di pelabuhan-pelabuhan AS.

"Withhold Release Order", ujar salah seorang pejabat CBP, yang artinya melarang impor produk-produk yang berasal dari turunan perusahan tersebut, seperti tuna dan makana hewan kalengan.

Lebih jelasnya, Withhold Release Order merupakan larangan penahanan barang-barang impor di pelabuhan masuk karena diduga menggunakan buruh kerja paksa dalam proses produksi produk-produk tersebut.

Alejandro Mayorkas selaku Menteri Departemen Kemanan Dalam Negeri AS menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan langkah pertama kalinya CBP melarang impor dari sebuah dermaga kapal keseluruhan, dari pada kapal-kapal individu seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

"Para produsen dan importer AS harus pahan bahwa akan ada konsekuensi bagi entitas yang berusaha mengeksploitasi para pekerja yang menjual barang-barang di AS," terang Mayorkas saat memberi pengarahan.

Lebih parahnya lagi, para pejabat CBP mengungkap hasil penyelidikan mereka mengenai banyaknya pekerja Indonesia yang dipekerjakan di kapal-kapal Dalian Ocean Fishing dengan kondisi yang jauh berbeda dari yang diharapkan.

Bahkan mereka kerap mengalami kekeraan fisik, ditahan upahnya, dijerat dengan utang, serta bekerja dan hidup dengan kondisi yang mengenaskan dan tak layak.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment