Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU

Waspada Mutasi Covid-19: Corona B117 Muncul di Indonesia.

     Gambar diambil dari iStockphoto/Naeblys

Seruan.id- Virus Corona B117 dikabarkan telah sampai di Indonesia. Virus ini pertama kali diumumkan Desember lalu di Inggris. Virus ini merupakan hasil mutasi Covid-19.

Wabah pandemi virus Corona masih menyebar di Indonesia. Virus yang terbilang sudah lama ini tidak boleh dipandang sepele. Hasil mutasi  virus Corona variasi baru merupakan pertanda bahwa wabah ini masih ada dan terus berkembang, hal ini seharusnya membuat masyarakat semakin ketat dalam mengikuti protokol kesehatan yaitu menerapkan 5M.

Hingga 07 Maret 2021 pukul 12:00 tercatat akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dipublikasikan melalui akun twitter Kemenkes RI  sebanyak 1.379.662 kasus dengan 1.194.656 sembuh dan 37.266 meninggal. Dengan jumlah wilayah yang terdampak 34 Provinsi dan 510 Kabupaten/Kota. Disebutkan terjadi penambahan kasus positif  Covid-19 sebanyak 5.826 orang. Kasus sembuh bertambah 5.146 orang dan kasus meninggal bertambah 112 orang.

Kasus wabah Corona masih tinggi di Indonesia. Masyarakat harus tetap waspada.

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, selaku Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI mengatakan: “Kami himbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu resah, namun harus tetap waspada. Meskipun tingkat keganasan varian baru virus COVID-19 ini belum diketahui, namun dengan kemampuan penularan yang lebih tinggi, kami menghimbau masyarakat harus lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan harus lebih diperketat, serta mensukseskan program vaksinasi COVID-19. Selain itu, menjelang libur panjang akhir pekan ini, kami himbau dengan sangat masyarakat untuk menahan diri dan tidak bepergian dulu mengingat setelah libur panjang, umumnya terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 dari kluster keluarga", dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Meski tingkat penularan Conora B117 lebih cepat, namun dr. Slamet menambahkan bahwa karakter dari varian mutasi B117 ini tidak terbukti lebih parah infeksinya. “Belum ada hasil penelitian yang mengatakan bahwa varian ini lebih ganas dan menyebabkan sakit yang lebih parah. Virus ini tetap dapat di deteksi dengan swab antigen dan swab PCR,” dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id.
Related Posts
Nataria Sinulingga
Kau adalah apa yang Tuhan mau dan yang kau tau.

Related Posts

Masukkan kode iklan matched content di sini.

Post a Comment