-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Setelah Berkiprah Puluhan Tahun di Dunia Kemanusiaan, Tomi Abdullah Dirikan Lembaga Kemanusiaan Minang Care Indonesia (MCI)

(Tomi Abdullah, Inisiator dan salah satu pendiri Minang Care Indonesia (MCI), Photo:Koleksi Pribadi)

Seruan.id - Tomi Abdullah, seorang aktivis kemanusiaan yang telah berkiprah puluhan tahun dalam dunia sosial kemanusiaan, pada 04 Februari 2021 yang lalu secara resmi  mendirikann Lembaga kemanusiaan yang diberi nama Minang Care Indonesia(MCI). Lembaga ini berada dibawah naungan Yayasan Minang Care Indonesia yang secara resmi di sahkan sebagai badan hukum dengan SK Kemenkumham No. AHU-003775.AH.01.04.

Dari informasi yang Seruan.id dapatkan bahwa rencana mendirikan lembaga ini sudah dicanangkan sejak lama dan dengan telah melewati proses yang panjang serta dengan kesepakatan bersama dengan penuh yakin dan tekad yang kuat berdirilah Lembaga Kemanusiaan yang diberi nama Minang Care Indonesia atau disingkat dengan MCI di Kota Bukittinggi provinsi Sumatera Barat.

Tomi Abdullah sebagai inisiator jelas tidak sendirian, dia dibantu oleh rekannya dan beberapa orang anak muda dari berbagai latar belakang dan daerah, diantaranya: Nanang Syarwandi, Rio Friyadi, Egip Satria Eka Putra, Daniyal Hanafi, M. Bayu Adetya, dan Adhitya. 7 orang ini lah yang kemudian tercatat sebagai pendiri dari lembaga ini.

Tomi Abdullah kepada Seruan.id menyampaikan, nama Minang Care Indonesia diambil sebagai bentuk keseriusan dalam menangani persoalan sosial yang ada di Ranah Minang.

“Kami meyakini potensi masyarakat Minang baik yang berada dikampung maupun diperantauan sangat besar pada aspek solidaritas sosial. Selanjutnya juga kami melihat saat ini belum ada lembaga filantropi yang berasal dari Sumatera Barat yang bisa eksis seperti lembaga filantropi berskala nasional lainnya.

Dengan lahirnya Minang Care Indonesia kami berupaya menjadi lembaga yang menjadi milik masyarakat Minang seutuhnya. Dari awak, untuak awak, dan baliak ka awak”. Tutur Tomi pada Kamis (11/2/2021).

Diketahui bahwa Tomi Abdullah memang telah begitu lama melalang buana di dunia sosial kemanusiaan. Tercatat  sejak duduk dibangku sekolah tomi telah aktif di masyarakat dan di beragam kegiatan sosial kemanusiaan dan pengabdian masyarakat. 

Tercatat sejak tahun 2005 beliau mulai meniti karir profesionalnya di dunia kemanusiaan dengan bergabung di lembaga Rumah Zakat wilayah Sumatera Barat dan karena prestasinya dijadikan kandidat sebagai kepala cabang.

Kiprah Tomi berlanjut ketika tahun 2016 bergabung bersama PKPU Sumatera Barat. Dan lagi karena prestasi gemilang yang beliau ukir, Tomi diminta untuk membuka cabang di kota Bukittinggi dan sejak awal Agustus 2017 Tomi dipercaya sebagai kepala cabang pembantu PKPU di Bukittinggi. Dan karena prestasi dan target yang berhasil di raih, sejak Desember 2009 PKPU Cabang Pembantu Bukittinggi dinobatkan sebagai Kantor Cabang PKPU Bukittinggi.

Tidak hanya sampai di situ saja, Tomi terus mengukir pengalaman profesionalnya dalam bidang Kemanusiaan. Tepatnya pada tahun 2016 beliau bergabung bersama LAZ Al Azhar di Kota Padang. 

Dan selama kiprahnya tersebut tidak terhitung banyaknya kegiatam kemanusiaan yang telah di jalani olehnya. Mulai dari terjun langsung kelapangan ketika ada bencana Alam hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang banyak terlibat dalam membantu orang banyak.

Dan sebelum memutuskan untuk mendirikan lembaga kemanusiaan sendiri, Tomi Abdullah menjabat sebagai Kepala Cabang atau Branch Manager Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bukittinggi. Beliau resmi Resign dari ACT Bukittinggi pada akhir Desember 2020.

Minang Care Indonesia (MCI) walaupun sebagai Lembaga yang baru berdiri, namun fakta menarik yang berhasil kami himpun, bahwa MCI sudah beberapa kali melakukan aksi seperti aksi turun membantu korban banjir di Solok dan telah menjalankan beberapa program seperti berbagi ratusan Al quran kepada Pondok Pesantren Cahaya Islam di Payakumbuh yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran dan Pesantren Perkampungan Minangkabau Panti Asuhan Terpadu Al Falah di kota Padang.

Dan saat ini ada masih banyak program MCI yang sedang berjalan seperti: program Nabung Jumrah (Nasi Bungkus Jumat Berkah), Program Rumah Singgah Pasien dan dalam waktu dekat juga ada program peduli mualaf di Kepulauan Mentawai dan Anak Asuh dan banyak lainya.

Beragam program MCI lainnya seperti: Save Ranah Minang, Save Dunia Islam, Sebar Qur’an di Ranah Minang, Ramadhan Berbagi, Beasiswa Anak Asuh (Yatim & Dhuafa), Relawan Tanggap Bencana, Berantas Riba, Perhimpunan Zakat, Infak, Sedekah, Program Wakaf Produktif dan program spiritual unggulan lainnya seperti Tahfidz Camp dan Study Tour Hafidz Qur’an yang juga ingin di realisasikan dalam tahun ini.

Dalam kesempatan yang sama, Tomi Abdullah menyampaikan rasa suka cita dengan berdirinya Minang Care Indonesia ini dan memohon do’a dan dukungan dari semua pihak agar cita-cita besar dan mulia yang di tanamkan di Lembaga ini dapat terwujdukan dan bermanfaat untuk banyak orang.

Dengan pengalaman yang panjang yang ia miliki serta dukungan dari rekan-rekannya yang penuh semangat, dia optimis akan bisa membawa lembaga ini menuju cita-cita dan visi besar yang telah dirumuskan bersama. 

“Semoga Allah SWT ridhoi dan berkahi segala niat baik dan Langkah-langkah kita kedepan. Aamiin.” Ungkapnya.

Tomi juga mengatakan siap menerima segala macam masukan dan saran dan terutama membuka pintu seluas-luasnya kepada siapa saja yang mempunyai niat dan tujuan yang sama dan siap bekerja sama. 

Serta kepada pihak yang ingin mengetahui lebih jauh tentang MCI ini, dengan datang langsung ke kantor yang beralamat di Jl. Mr. Assa’at No. 72 (Lt. 2 di sebelah Sekolah Islam Al Azhar), Kel. Campago Guguak Bulek, Kec. Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi Sumatera Barat. Atau dengan menghubungi No. HP/WA:  0821 6555 9000 a/n Tomi Abdullah. (Egip Satriaep).






 

Related Posts
egip satria eka putra
Suka mengoleksi buku dan menulis. Mengoleksinya saja, sedang membacanya tidak.

Related Posts

Post a Comment