-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Ini Alasan Kenapa Parasut Tidak Disediakan bagi Penumpang Pesawat Komersil!

Ilsustrasi Penerjun Payung

Ini Alasan Kenapa Parasut Tidak Disediakan bagi Penumpang Pesawat Komersil!

Seruan.id - Parasut merupakan sebuah alat penerbangan yang digunakan untuk memperlambat gerak turun seseorang saat berada di udara. Pada kondisi tertentu, parasut memiliki banyak sekali fungsi seperti menghindarkan seseorang dari benturan keras saat hendak mendarat ke tanah.

Parasut diyakini bisa menolong penumpang pesawat saat hendak terjatuh. Lantas kenapa saat ini tidak ada satupun pesawat terbang komersial yang menyediakan fasilitas parasut bagi setiap penumpangnya?

Berbeda dengan pesawat terbang komersial, pesawat terbang khusus seperti pesawat militer biasanya sudah dilengkapi dengan parasut untuk mengantisispasi kemungkinan terjadinya kecelakan pesawat.

Beberepa pesawat militer, seperti jet tempur diketahui memiliki beberapa parasut yang siap digunakan penumpang pesawat saat keadaan darurat. Mereka meyakini jika parasut sangat berfungsi sebagai penyelamat awak pesawat dengan cara melontarkan diri ke udara dengan parasut agar bisa bertahan hidup.

Namun hal demikian ternyata hanya berlaku bagi mereka yang terlatih dan memiliki mental siap tempur di udara. Bagi penumpang yang tidak terlatih dan tidak memiliki pengalaman hal tersebut akan menjadi bencara baru, hal itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa pada pesawat komersial tidak dilengkapi dengan parasut.

Selain itu, penumpang secara umum juga tidak akan mengetahui bagaimana caranya mendarat dengan parasut ke tanah, seperti mereka-mereka yang sudah terlatih dan handal menggunakan parasut.

"Saat seorang penerjun payung jatuh dari pesawat dan parasut dikembangkan , biasnya butuh waktu empat sampai lima jam pelatihan," terang Jim Cronch, Director of Safety and Training for the U.S Parachute Association.

"Bahkan mereka yang sudah terlatih untuk memakai parasut, dalam kondisi pesawat komersial yang biasanya melintas di ketinggian 35.000 kaki, hal itu juga tidak pantas dilakukan," lanjutnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa memakai parasut tidaklah semudah memakai pelampung penyelamat dan ukuran parasut juga harus sesuai dengan tubuh setiap penumpang.
Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment