-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Bahaya! Jangan Biasakan Injak Rem Terus-Menerus Saat Jalanan Menurun

 

Otomotif, Seruan.id – Saat berkendara di medan jalanan yang menurun, terlebih jalanan yang memiliki turunan panjang,  rem adalah komponen yang harus digunakan oleh setiap pengemudi. Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan saat menginjak rem, dan bukan berarti kita harus menginjak rem secara terus-menerus.

Jika kita kebiasaan menginjak rem secara terus-menerus di jalanan menurun yang panjang, maka seketika hal tersebut dapat membahayakan kita.

Menurut Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman, ia mengatakan bahwa penggunaan rem secara terus-menerus dalam waktu yang relatif lama bisa mengakibatkan rem panas dan akan menimbulkan efek buruk pada performa rem hingga blong.

Nah kondisi seperti itulah yang dapat membahayakan dan mengancam keselamatan pengemudi.

Pengemudi sebaiknya menggunakan transmisi rendah saat melintas jalan menurun, seperti gigi 1 untuk mobil manual, atau L,2 atau 3 bagi mobil matik. Tujuannya agar laju mobil ikut tertahan oleh putaran mesin,” tutur Suparman menjelaskan.

Suparman juga menyarankan saat keadaan terpaksa harus menginjak rem, pengemudi ada baiknya menginjak rem yang dalam lalu dilepas.

Kalau memang harus mengerem, injak yang dalam, kemudian lepas. Jangan diinjak terus-menerus,” tambahnya.

Disamping itu, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi  juga turut memberi komentar mengenai perawatan kendaraan. Ia mengatakan bahwa cara mengemudi yang salah juga bisa mengakibatkan rem blong saat rute jalanan menurun. Terlebih mereka yang mengemudikan kendaraan bertransisi matik.

Sering ditemui pengendara mobil matic yang tidak memindahkan tuas transmisi saat melewati rute menurun. Mereka tetap memasang di tuas posisi (D). Berbeda dengan pengendara mobil bertansmisi manual yang biasanya langsung memindahkan tuas ke posisi gigi rendah,” terang Didi menambahkan.

Lebih lanjut Didi mengatakan, saat tuas tidak dipindahkan dan pengendara hanya mengandalkan rem saat melewati jalanan menurun akan memicu minyak rem mendidih (overheating), sehingga menimbulkan butiran air yang berdampak terhadap rem blong.

Apabila turunan panjang hanya mengandalkan rem, rem akan panas dan bisa membuat minyak rem mendidih sehingga terjadi efek rem blong atau dikenal dengan istilah vapor lock,” tambahnya.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment