-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Korea Utara Menegaskan Tak Ingin Lagi Gelar Pertemuan dengan Amerika Serikat

(Gambar: LATimes.com) 

Korea Utara menyatakan tidak ingin lagi untuk berunding dan duduk bersama dengan Amerika Serikat. Korea Utara juga mendesak Korea Selatan untuk berhenti mencampuri urusan Korea Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh diplomat senior Korea Utara bertepatan saat utusan khusus dari Amerika Serikat berkunjung ke Seoul, Korea Selatan dalam upaya untuk memperbarui perundingan nuklir dengan Korea Utara. 

Direktur Jenderal urusan AS pada Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Kwon Jong Gun, menuduh Korea Selatan salah menafsirkan pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui yang menepis 'rumor sebelum waktunya' soal pertemuan lain antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Choe menyatakan bahwa Korea Utara merasa tidak perlu untuk menggelar pertemuan dengan Amerika Serikat. Hal itu disampaikan beberapa hari setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae-In menawarkan untuk menjadi mediator antara Kim Jong-Un dan Donald Trump.

"Ini adalah saat baginya untuk berhenti mencampuri urusan pihak lain tapi tampaknya tidak ada obat atau resep untuk kebiasaan buruk itu," sebut Kwon dalam pernyataannya seperti dilansir dari kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA).

"Secara eksplisit berbicara sekali lagi, kita tidak punya keinginan untuk duduk berhadap-hadapan dengan Amerika Serikat," tegasnya.

Wakil Menteri Luar Negeri AS, Stephen Biegun, yang memimpin perundingan dengan Korea Utara, dijadwalkan tiba di Seoul pada Selasa (7/7/2020) malam untuk berbicara dengan para pejabat Korea Selatan dalam rangka membahas cara menghidupkan kembali perundingan. 

Sebelumnya, pada pekan laku, Biegun menyatakan ada waktu untuk kedua pihak kembali melibatkan diri dan membuat kemajuan besar, namun pandemi virus corona membuat pertemuan secara langsung sulit digelar sebelum pilpres AS pada 3 November mendatang.

Sumber: Detikcom
Related Posts

Related Posts

Post a Comment