Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU

Tidak dipedulikan Keluarga, Polres Batubara dan Pemuda Batak Bersatu bergerak Cepat Membantu Melisa Aritonang Menguburkan Jasad Ibunya yang sudah Kaku


Setelah videonya beredar di Media Sosial, Melisa Aritonang mendapat banyak simpati dari warganet Facebook.

Ikkon mate di ranto on maho Oma. Di kontrakan kon. Tu ise ma au mencari bantuan, sedankan keluarga pe dang adong dison. Dang huboto manang tudia boanonku ho Oma”
“Harus di rantau inilah Ibu meninggal. Di kontrakanku ini. Kemanalah aku harus mencari bantuan, sedangkan keluarga pun gak ada disini.  Gak tahu kemana harus kubawa kemana kau Ma” kata Melisa dalam bahasa Batak dan diterjemahkan oleh tim Seruan.id.

Dalam unggahan videonya terlihat Melisa sedang menceritakan musibah yang ia alami dimana ibunya tercinta (KS) meninggal di kontrakannya pada Sabtu (23/5/20). Sempat menghubungi beberapa keluarganya, namun ia malah mendapat respon tidak mengenakkan.


Tidak satupun dari keluarganya yang datang membantu, malah menurut keterangan Melisa, setiap keluarga yang ia hubungi selalu menanyai masalah uang dan biaya penguburan kepada Melisa yang jelas-jelas sedang tidak memiliki sepeser uang pun saat itu.

Diketahui, Melisa merupakan anak satu-satunya dari ibu yang meninggalkannya tersebut.

Beruntung. Entah bagaimana jalan ceritanya, Polres Batubara dan Organisasi Pemuda Batak Bersatu bergerak sigap mendatangi kediaman Melisa menyalurkan bantuan tanpa pamrih.

Polres Batubara dan Pemuda Batak Bersatu (PBB) beserta pihak lain yang membantu biaya langsung bergerak mengantarkan ibunda dari Melisa ke tempat kediaman terakhirnya dari Kab. Batubara (Indra Pura) ke Kab. Simalungun (Kec. Tanah Jawa) lengkap dengan peti mati dan iring-iringan ambulan.


Ketua Pemuda Batak Bersatu berterimakasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dan berpesan agar semua pengguna media sosial agar lebih bijak dalam menggunakan sosial media dan menyebar berita mengenai Melisa Aritonang. Sebab ibunya sudah dikuburkan dan tenang di alam sana.

Karena telah dikubur sebaiknya kita bijak bermedsos” pungkasnya.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Masukkan kode iklan matched content di sini.

Post a Comment