-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Rekonstruksi Citra Parpol Di Masa Pandemi

Oleh : Fachri Rahmad Aulia
Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Universitas Andalas

Semakin masifnya penyebaran wabah virus corona (pandemi Covid-19), membuat lumpuhnya aktifitas kehidupan sosial dari berbagai sektor. Mulai dari sektor pendidikan, perkantoran, pariwisata dll. Hanya kegiatan di bidang kesehatan dan ekonomi terkhusus penyedia pemenuhan kebutuhan pangan saja yang diizinkan untuk beroperasi secara langsung. Sektor yang lainnya dialihkan penyelenggaraanya dengan menggunakan media komunikasi bersistem kan online (daring) seperti kegiatan penyelenggaraan pendidikan dan beberapa kegiatan perkantoran. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 ini dan mengurangi resiko penambahan kasus infeksi baru. Pada masa awal munculnya wabah Covid-19, salah satu lembaga yang redup dari peredarannya adalah parpol. Hal ini dikarenakan tidak tampaknya peran dari parpol dalam usaha membantu mengatasi wabah Covid-19 ini.

Berbagai lembaga lain telah mulai melakukan pergerakan dalam hal membantu mengatasi penyebaran wabah virus ini, baik itu dari lembaga kepemerintahan dan lembaga non kepemerintahan (swasta). Beruntung seiring berjalannya waktu telah mulai terlihat gerakan yang dilakukan oleh parpol  untuk memerangi wabah Covid-19 ini. Hal ini tentu menjadi daya tarik perhatian sendiri mengingat parpol yang sejatinya merupakan lembaga yang basic pergerakannya di bidang politik turut ikut serta bergerak di bidang kepedulian sosial . Inisiatif  manifestasi kepedulian yang dilakukan oleh parpol ini pun mendapatkan respons positif dari kalangan publik. Beberapa parpol  yang melakukan program sosial itu adalah PSI, Gerindra, PKS dan partai lainnya. Beberapa bentuk kegiatan yang dilakukan oleh parpol tersebut di antaranya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena imbas dari wabah ini dan memberikan berbagai macam APD kepada rumah sakit dan puskesmas guna untuk membantu para tenaga medis untuk mengatasi wabah virus ini. 

Penelitian yang dilakukan oleh Indomedia Poll menunjukkan empat parpol yang paling diapresiasi  masyarakat dalam perannya membantu menanggulangi wabah Covid-19 ini. Empat partai itu diantaranya PSI, PDIP, Gerindra dan PKS kata Direktur Media dan Riset Indomedia Poll “Hamzah Fansuri”. Bentuk program yang dilakukan oleh parpol tersebut berupa aksi sosial dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara mencegah virus corona yang di salurkan lewat berbagai media sosial, mulai dari facebook, instagram, twitter, whatssap dan youtube (Antaranews.com 13/05/2020).

Hal ini tentu akan memberikan manfaat yang positif sekali bagi para parpol tersebut untuk mendapatkan citra baik di mata publik. Kenapa demikian? Selama ini stigma negatif dari masyarakat terhadap parpol masih terus melekat. Hal ini dikarenakan dengan adanya statement klasik “bahwa politik itu kotor” yang masih terlafalkan dalam kehidupan bermasyarakat. Tentu stigma ini mempunyai latar belakang atas kemunculannya dimana marak sekali kasus kasus penyimpangan yang dilakukan oleh lembaga infrastruktur politik tersebut seperti korupsi misalnya. Nah dengan turut sertanya parpol dalam hal mengatasi wabah Covid-19 ini diharapkan stigma itu dapat pudar dan dapat memberikan stigma yang positif terhadap parpol.

Kejadian ini juga dapat menumbuhkan kembali political trust dari masyarakat sehingga akan mampu mendobrak minat dan partisipasi masyarakat terhadap politik. Political Trust diartikan sebagai kepercayaan terhadap komponen-komponen sistem politik yang berlaku pada saat ini (dalam Touraine, 1998). Salah satu komponennya itu yaitu parpol. Variabel dari political trust berpengaruh terhadap munculnya partisipasi dalam gerakan sosial (Matulessy, 2007). Bercermin dari teori ini dapat dikatakan  parpol turut berpartisipasi dalam proses pendemokratisan dari sistem demokrasi yang diterapkan oleh negara kita ini. Namun diperlukannya juga keterlibatan dari peran semua parpol untuk turut serta membantu dalam hal mengatasi wabah Covid-19 ini. Karena jika satu atau dua parpol saja yang dominan aktif dalam aksi sosial ini dinilai belum mampu menepis stigma negatif terhadap politik terkhusus bagi parpol. Jika semua parpol turut aktif berperan dalam kegiatan sosial ini maka masyarakat pun akan berprespektif positif terhadap parpol dan terhadap dunia perpolitikan. Sehingga perilaku apatisme dapat terminimalisir dikarenakan sudah terbangunnya kembali brand image positif terhadap dunia politik.

Merupakan Momentum yang tepat sekali bagi parpol untuk memperlihatkan eksistensinya terkait menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi dan kondisi sosial masyarakat. Kenapa dikatakan begitu? Karena aksi sosial ini dinilai menjadi lahan juga bagi parpol dan kandidatnya dalam hal mencari benefit berupa dukungan dan suara yang datang dari masyarakat. Mengingat tahun 2020 ini masih merupakan tahun politik karena pada tahun ini akan diselenggarakannya pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di beberapa wilayah provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia. Dengan terlibatnya parpol untuk melakukan aksi gerakan sosial dalam mengatasi pandemi ini dinilai dapat membuat parpol mendapatkan simpatisan dan pendukung dari kalangan masyarakat. Dikatakan tercapainya dua tujuan atas aksi ini yaitu tujuan sosial dan tujuan politik.

Diharapkan program sosial yang dilakukan oleh parpol ini dapat terus mengalami peningkatan.  Parpol juga dapat melibatkan partisipasi masyarakat untuk ikut dalam gerakan sosial ini terkhususnya  melibatkan juga para generasi muda seperti mahasiswa. Disamping melakukan program sosial parpol juga telah menjalankan program pemberdayaan. Hal itu terjadi jika parpol telah mengikutsertakan mahasiswa untuk melakukan aksis pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak ekonomi atas wabah ini. Kegiatan lainnya dengan cara melibatkan mahasiswa dalam membuat outfit APD seperti masker, sarung tangan, face shield, gown, penutup kepala demi membantu para tenaga medis yang sekarang berada di dalam garda terdepan dalam upaya memerangi wabah Covid-19 ini.
Related Posts

Related Posts

Post a Comment