-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Pemerkosaan Terencana, Polisi Janji akan Usut Tuntas Pelaku Pemerkosa Gadis 16 Tahun di Aceh

Ilustrasi pemerkosaan by: Shutterstock

Pemerkosaan Terencana, Polisi Janji akan Usut Tuntas Pelaku Pemerkosa Gadis 16 Tahun di Aceh

Aceh, Seruan.id - Sebelum diperkosa oleh 10 orang pelaku, korban yang masih ABG (16) asal Kota Langsa, Aceh sebelumnya sempat di ajak jalan-jalan berkeliling kota oleh salah satu pelaku, yakni MR (17).

Hal tersebut dibeberkan oleh Kasat Reskrim Langsa Iptu Arief S Wibowo setelah melakukan penyelidikan lebih jauh. Bahkan, Iptu Arief mengatakan bahwa pemerkosaan tersebut sudah direncanakan oleh pelaku sebelumnya.

Adapun pelaku pemerkosaan adalah MR (17), MS (18), MO (19), MV (15), MRE (18), NS (17), MH (19), MK (12), dan MN (17). Diketahui sebagian pelaku berasal dari Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat dan sebagian lagi berasal dari Desa Tengoh, Kecamatan Langsa Kota.

Dari keterangan yang ia perolah, Iptu Arief menjelaskan bahwa korban dan MR merupakan teman dekat (bukan pacaran). Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pelaku MR adalah dalang dibalik pemerkosaan ini, pasalnya ia memiliki utang sebanyak Rp. 300.000 yang harus ia lunasi.

"Gadis ini dengan MR saling kenal karena mereka berteman, tapi bukan pacaran. Nah, si MR inilah yang membawa gadis ini ke rumah kosong untuk diserahkan sebagai penebus utangnya sebesar Rp. 300.000," terang Iptu Arief memberi keterangan lisan melalui telepon, pada Kamis (01/04/2021).


Telah Direncanakan 

Sebelum dibawa ke sebuah rumah kosong, ternyata sebelumnya korban terlebih dahulu dibawa jalan-jalan keliling kota dan telah ditunggu oleh teman-teman pelaku di rumah kosong yang dijadikan tempat pemerkosaan.

Setiba di rumah kosong, korban langsung disekap dan diperkosa secara brutal oleh 10 orang remaja secara bergilir.

"Korban dipaksa untuk berhubungan intim," ujar Iptu Arief.

Tak terima diperlakukan demikian, korban pun menceritakan perlakuan buruk yang ia alami kepada orangtuanya.

Orangtua korban pun langsung bergegas ke kantor kepolisan untuk melaporkan kejadian buruk yang menimpa putri mereka. Kini pihak kepolisian Langsa telah berhasil mengamankan 9 orang pelaku, sementara satu orang pelaku masih berstatus DPO.

"Sembilan orang kami tangkap. Satu orang lagi dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kami ingin dia menyerahkan diri baik-baik. Jika pun tidak, maka kami akan terus buru dia sampai ketemu," tegas Iptu Arief.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment