Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU

Pelepasan ke Istana Gubernur, Pemko Padang Arak Mahyeldi dengan Kereta Kencana

Seruan.id_ Ada yang berbeda Minggu (28/2/2021) sore di Kota Padang. Tiga bendi atau kereta kuda kencana tampak bersiap-siap di halaman rumah dinas Walikota Padang, Jl. A. Yani, Kota Padang.

Tiga kereta kencana tersebut menjadi kendaraan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Padang untuk mengantarkan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi dan Ketua TP. PKK Sumbar Harneli Bahar menuju ke Kediamannya yang baru di Istana Gubernur Sumbar, di Jl. Sudirman, Padang.

Sebelum melakukan arak-arakan, di Palanta digelar acara pelepasan secara sederhana. Ketua Forum Komunikasi Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang, Sofyan Datuak Bijo, dalam sambutannya mengungkapkan kesedihannya melepas Mahyeldi namun sekaligus kegembiraannya karena Mahyeldi sudah menjadi Gubernur Sumbar.

"Semoga sukses menjalankan amanah. Kalau Kinerja Buya (Sapaan akrab Mahyeldi) tak usah disebut lagi, beliau pekerja keras, biar fakta saja yang berbicara," kata Sofyan.

Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, juga merasa kehilangan sosok seorang guru, yang selalu membimbing dan menunjuk ajari selama dua tahun kebersamaannya dengan Mahyeldi.

"Saya banyak belajar banyak dari Buya dan ibu Harneli. Terimakasih atas bimbingan selama ini. Kepada masyarakat selalu saya sampaikan bahwa buya tidak meninggalkan kita di Kota Padang, tapi beliau ke Sumbar demi pembangunan Kota Padang yang lebih baik lagi. Kami Pemerintah Kota Padang juga siap mendukung program 100 hari Mahyeldi Audy," ungkap Hendri.

Mahyeldi, menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada jajaran pejabat Pemko Padang selama ia menjabat. 

Mahyeldi yang pernah didapuk menjadi Walikota terpopuler di tahun 2020 ini berharap, sinergi Kota Padang dengan provinsi akan berjalan dengan baik dimasa mendatang. Tak lupa pula berpesan pada penerusnya nanti agar melanjutkan program yang sudah berjalan dengan baik di Kota Padang.

"Hal-hal positif di Kota Padang selama ini tentu harus dilanjutkan. Karena Pola pembangunan yang benar itu memang sebaiknya melanjutkan apa-apa yang sudah bagus, dan melengkapi apa-apa yang masih kurang," kata Mahyeldi 
Related Posts
egip satria eka putra
Suka mengoleksi buku dan menulis. Mengoleksinya saja, sedang membacanya tidak.

Related Posts

Masukkan kode iklan matched content di sini.

Post a Comment