-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Ketua Dewan Hakim MTQN Sumbar 2020 Meninggal Mendadak Saat Pimpin Rapat

Seruan.id- KH Rizali M Noer salah satu Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional 2020 di Sumatera Barat (Sumbar) meninggal dunia, Minggu (15/11/2020).

Hal itu dibenarkan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Sumbar (LPTQ) Sumbar, Damri Tanjung saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Minggu siang.

"Iya benar, salah satu dewan hakim kita meninggal. Beliau Ketua Majelis Tilawah Anak-anak dan Remaja pada MTQ Nasional 2020," kata Damri Tanjung.

Ia menyampaikan, mantan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut dan juga Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama di Sulut itu bertugas di venue Masjid Al Hakim Kota Padang.

Sampai sejauh ini, lanjutnya penyebab meninggal KH Rizali M Noer diduga karena faktor kelelahan saja.

"Umurnya sudah 70 tahun. Pagi tadi setelah rapat dengan hakim di cabang tilawah remaja dan anak-anak, kemudian terasa kelainan, keluar keringat beliau, dibawa langsung ke rumah sakit/RS BMC Kota Padang," jelas Damri Tanjung.

Berselang sekitar 15 menit kemudian, KH Rizali M Noer dikabarkan telah meninggal dunia.

Saat ini, kata Damri Tanjung, pihaknya tengah menunggu hasil swab almarhum, yang  diusahakan oleh pihak labor Unand secepatnya.

"Terkait jenazahnya apakah akan dibawa ke daerah asal, tergantung, kalau positif, di sini (Padang) dikebumikan, kalau negatif dibawa ke daerah asalnya," ungkap Damri Tanjung.

Damri Tanjung menuturkan, atas nama panitia ia turut belasungkawa atas meninggalnya almarhum.

Dia mendoakan agar arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Mahakuasa, sesuai amal baktinya. 

Kiranya juga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman.

"Kami dari LPTQ Sumbar, ikut berduka cita Yang sedalam-dalamnya . Semoga pelaksanaan MTQ tidak terganggu dan lancar ke depannya," ucap Damri Tanjung dengan suara terbata-bata.
Related Posts
egip satria eka putra
Suka mengoleksi buku dan menulis. Mengoleksinya saja, sedang membacanya tidak.

Related Posts

Post a Comment