-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Selain Bau Mulut, Benarkah Memakan Petai Bisa Pacu Gagal Ginjal?

 

Kesehatan, Seruan.id – Bagi para pecinta kuliner Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan petai.  Pasalnya makanan tak lajim yang satu sangat khas dan disajikan dengan berbagai olahan yang unik di berbagai daerah di Indonesia.

Ada yang terbiasa mengkomsumsi petai dengan cara dimakan langsung bersama dengan nasi putih tok. Namun ada juga yang merebus terlebih dahulu, menggoreng, dibakar, untuk mendapatkan sensasi rasa yang lebih dan menjadi teman makan lalapan yang segar.

Walaupun setelah memakan petai akan menimbulkan bau mulut berlebih, namun banyak orang yang bodoh amat dan tidak memperdulikan hal tersebut. Seperti diketahui, petai mengandung zat giji makro lengkap yaitu karbohidrat, protein, dan lemak.

Protein yang terkandung dalam petai juga dikatakan akan menjadi zat pembangun dan pengganti sel tubuh yang rusak.

Selain protein, petai juga mengandung magnesium dan kalsium yang cukup tinggi, sehingga akan bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Bagi ibu hamil, petai memiliki kandungan omega 3 yang baik untuk petumbuhan dan perkembangan mata serta otak janin.

Namun, walaupun petai memiliki banyak kandungan baik yang bermanfaat bagi tubuh. Ada baiknya jangan mengkomsumsi petai secara berlebihan.

Hal tersebut dikarenakan oleh dampak negatif yang siap menyerang kesehatan kita jika kita mengkomsumsi petai secara berlebihan. Chek it out!

 

Menimbulkan Bau Mulut Berlebih

Sudah tidak hal yang asing lagi, banyak orang tidak menyukai petai karena baunya yang aneh dan khas.

Dengan bau yang ditimbulkan, tentunya akan mengganggu penampilan dan menurunkan kepercayaan diri seseorang untuk tampil berbicara di depan umum.

Jika memang anda pecinta petai kelas kakap, ada baiknya gunakan cairan pembersih mulut setelah menyantap petai untuk mengurangi bau tidak sedap yang ditumbulkan.

 

Sakit Perut

Hal ini sangat riskan bagi mereka yang sering memakan petai mentah atau tidak diolah dengan cara apapun.

Apalagi jika cara mengolahnya tidak besih, maka besar kemungkinannya terdapat cacing dan bakteri yang menempel pada petai tersebut.

Selain itu, kandungan karbohidrat kompleks nantinya juga dapat membentuk gas di perut. Hal itu akan menimbulkan sensasi tersengat dan kembung.

 

Rematik

Akibat rasanya yang menggoda selera, keseringan makan petai ternyata bisa memicu penyakit rematik.

Oleh karena itu, sesekali ada baiknya batasi diri untuk tidak mengkomsumsi petai dan pilih lalapan yang rasanya tak kalah nikmat dan menyegarkan mulut.

 

Sakit Kepala

Mengkomsumsi petai secara berlebihan dapat mengakibatkan sakit kepala. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak memakan petai secara berlebihan demi kesehatan.

 

Meningkatkan Kadar Asam Urat

Selain mengandung asam amino yang tinggi, ternyata petai juga mengandung purin tingkat sedang dan ada juga yang tinggi.

Nah seperti diketahui, makanan yang kaya akan kandungan purin dapat meningkatkan kadar asam urat.

 

Menyebabkan Gagal Ginjal

Petai adalah lalapan yang dikenal dapat meningkatkan selera makan sebab mengandung asam djenkolic.

Petai juga diketahui kaya akan asam amino, dimana di dalamnya terdapat zat sulfur yang sedikit beracun.

Hal itu mengakibatkan, jika anda terlalu banyak mengkomsumsi petai  maka konsentrasi zat sulfur dapat mengakibatkan gagal ginjal akut, asam urat, obstruksi kemih dan nyeri spasmodik.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment