-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Asal-Usul Nama Kue Kontol Sapi, Awalnya Dari Mana sih?

Seruan.id – Makanan unik yang satu ini sepertinya sudah familiar di seluruh penjuru tanah air. Di samping rasanya yang memang gurih saat dikonsumsi, kudapan yang satu ini memang terkenal dengan namanya yang unik dan nyeleneh, Kontol Sapi.

 

Kontol sapi adalah jajanan/gorengan/kue yang khas dengan bentuk oval memanjang dan bisa dijumpai di seluruh daerah-daerah yang ada di Indonesia.

 

Sebagai buktinya, kontol sapi bisa dengan gampang ditemukan di pasar khas Banten, khususnya wilayah Serang dan Cilegon. Hal tersebut disampaikan oleh Iman Munandar, salah seorang penggiat kuliner sekaligus pengelola akun Instagram @explore_serang.

 

Di daerah Serang sendiri ada juga yang menyebut kontol sapi ini dengan sebutan jeledres. Kudapan kontol sapi ini memang namanya cukup unik dan ekstrem karena penggunaan nama dari kelamin,” terang Imam pada Kamis, (01/10/2020).

 

Kue ini unik dari segi nama karena bentuknya memang sekilas mirip anunya sapi, oval dan panjang,” tambah Imam menjelaskan kenapa hidangan tersebut disebut kontol sapi.

 

Adapun bahan utama kue kontol sapi ini adalah tepung beras ketan dan dilumuri gula cair. Jajanan pasar mempunyai rasa yang manis dan gurih.

 

Untuk rasa yang lebih gurih, gula yang biasanya dipakai adalah gula aren atau gula Jawa, tapi untuk yang ingin menggunakan gula pasir juga tidak ada masalah. Tekstur kudapan ini padat tapi kenyal.

 

Saat ini, seiring dengan berkembangnya zaman, kue kontol sapi sudah agak susah ditemukan, hanya tersisa beberapa penjual kontol sapi, itu pun sangat jarang.

 

Tetapi jika diperkampungan di Kota Serang dan sekitarnya masih sering dijumpai pedagang kudapan ini,” terang Imam.

 

Di Serang sendiri, masyarakat di sana biasanya menyantap kontol sapi bersama dengan kopi, teh, atau minuman lain sesuai selera. Disana sajian unik ini biasanya disantap saat sarapan maupun sore hari.

Related Posts
@sevencorner
Estoy hablando por escrito! Mulutku bungkam, jemariku bicara!

Related Posts

Post a Comment