-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Mengulas Calon Pemimpin Sumbar : Fakhrizal dan Genius Umar

Dr. H. Genius Umar, S.Sos., M.Si.


Pilkada Sumatera barat sudah mulai terasa semarak. Tidak hanya saat ini, bahkan jauh pada tahun sebelumnya,bakal calon yang akan mengisi kepemimpinan di tanah minang kabau ini sudah banyak bermunculan. Dari pertengahan tahun 2019 kita bahkan sudah memiliki banyak nama yang akan jadi bakal calon pemimpin Sumatera barat.


Bakal calon pemimpin Sumbar kebanyakan adalah Walikota dan Bupati dari berbagai Kota/Kabupaten di Sumbar. Tidak hanya itu, bakal calon juga diwarnai dari pengusaha hingga pimpinan Kepolisian Sumbar, dan banyak lagi. Namun pada akhirnya hanya terdapat 4 Pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat yang resmi mendaftar ke (Komisi Pemilihan Umum) KPU Sumbar pada 4 - 6 September 2020.

Dikutip dari Kompas.Com bahwa Empat paslon tersebut dinyatakan telah lengkap persyaratannya dan tinggal menunggu verifikasi KPU.
"Ada empat pasangan yang mendaftar yaitu Mahyeldi-Audy Joinaldy, Nasrul Abit-Indra Catri, Fakhrizal-Genius Umar dan Mulyadi-Ali Mukhni," kata Ketua KPU Sumbar Amnasmen , Senin (7/9/2020).

Nah, Sebelum memilih baiknya kita mengenal dan mengulas Calon pemimpin Sumbar kedepannya.Yaitu Pasangan Fakhrizal dan Genius Umar

 Fakhrizal 


Nama          : Irjen. Pol. Drs. H. Fakhrizal, M.Hum

TTL            : Bukittinggi, 26 April 1963

Pasangan    : Ade Farida

Anak           :

Iptu Alfano Ramadhan
Julia Nofadini
Julia Nofadina
Syarfina

Riwayat Jabatan

  1. 00–00–1986: Wapamapta Res Metro Jaksel Polda Metro Jaya
  2. 00–00–1987: Paur Minik Serse Res Jaksel Polda Metro Jaya
  3. 00–00–1989: Kanit Resintel Res Metro Pasar Minggu Polda Metro Jaya
  4. 00–00–1990: Kanit Res Intel Metro Kebayoran Baru Polda Metro Jaya
  5. 00–00–1994: Kapolsek Khusus Buala Polres Badung Polda Nusra
  6. 00–00–1995: Kapolsekta Denpasar Polres Badung Polda Nusra
  7. 01–04–1997: Waka Polres Buleleng Polda Bali
  8. 01–03–2000: Kabag Pammasbang Dit Intelpam Polda Bali
  9. 01–09–2000: Pamen Sespim Polri
  10. 23–05–2001: Kabag Serse Ek Dit Serse Polda Jateng
  11. 27–02–2003: Kapolres Jepara Polwil Pati Polda Jateng
  12. 02–01–2006: Wadir Intelkam Polda Metro Jaya
  13. 09–02–2007: Kaden D.1 Dit D Baintelkam Polri
  14. 16–03–2008: Dir Intelkam Polda Jambi
  15. 05–08–2010: Pamen Sde Sdm Polri (dlm rangka dik sespati)
  16. 30–12–2010: Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Polri
  17. 01–04–2011: Kabagdumas Rorenmin Itwasum Polri
  18. 19–10–2011: Sesropaminal Divpropam Polri
  19. 31–10–2013: Karopaminal Divpropam Polri
  20. 05–06–2015: Kapolda Kalteng
  21. 22–12–2016: Kapolda Sumbar
  22. 06–12–2019: Analis Kebijakan Utama bidang Sabhara Baharkam Polri

Fakhrizal lahir di Bukittinggi sebagai anak sulung dari enam bersaudara. Keluarganya berasal dari Pakan Sinayan, Kamang Mudiak, Kamang Magek, Agam. Bapaknya Sabri adalah anggota TNI AD dengan pangkat terakhir Pembantu Letnan Satu (Peltu). Bapaknya bertugas sebagai Pembina Rohani Islam (Rohis) di Dodiklat DAM 3 17 Agustus (sekarang tempat itu dipakai Batalyon 133). Ibunya bernama Asni.

Terlahir sebagai anak tentara, Fakhrizal kecil menghabiskan waktu selama 12 tahun di asrama Batalyon Infantri 133, Air Tawar Padang.

Bermain sepak bola merupakan hobinya, bahkan Fakhrizal ikut seleksi skuat PSP Padang junior, klub sepak bola yang beberapa tahun nan lampau memiliki prestasi mentereng, sebelum akhirnya meredup. Keinginan Fakhrizal untuk menjadi pesepakbola profesional terkubur seiring lulusnya dia seleksi Akademi Bersenjata Republik Indonesia (Akabr).

Selepas menuntut ilmu di SMAN 2 Padang, Fakhrizal tes Akabri, dan dinyatakan bergabung dengan korps kepolisian, bukan tentara seperti bapaknya. Hanya sekali tes, dia lulus Akabri dan menempuh pendidikan kepolisian.

Lepas pendidikan pada tahun 1986, dia ditempatkan di Polda Metro Jaya, persisnya sebagai Wapamapta Res Metro Jaksel, Polda Metro Jaya. Di awal-awal berdinas, Fakhrizal berputar-putar di Polda Metro Jaya saja.

Hingga tahun 1990, terhitung dia pernah memikul empat jabatan. Selain Wapamapta, dia juga pernah menjadi Paur Minik Serse Res Jaksel, Kanit Resintel Res Metro Pasar Minggu dan Kanit Res Intel Metro Kebayoran Baru Polda Metro Jaya.

 Genius Umar 


Nama        : Dr. H. Genius Umar S.Sos, M.Si

TTL          : Pariaman, 24 Juli 1972

Pasangan :
Dr. Lucyanel Arlym, MARS.
AnakSyakira Farzana G.U
Syamil Philosophy G.U
Syatir Emirate G.U
Syaskia Syazana

Pendidikan

  • SD Negeri 2 Pauh Pariaman Angkatan Tahun 1985
  • SMP Negeri 4 Pariaman Angkatan Tahun 1988
  • SMA Negeri 2 Pariaman Angkatan Tahun 1991
  • STPDN Angkatan 1994
  • Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara, Lembaga Administrasi Negara RI, Jakarta (Sarjana Jurusan Manajemen Pembangunan Daerah) Angkatan 1997
  • S2, Magister Kebijakan Publik Universitas Gajah Mada Angkatan 2001
  • Doktor (S3) IPB Program Manajemen dan Kebijakan Pengelolaan SDA dan Lingkungan Tahun 2007

Riwayat pekerjaan

  • Tahun 1994, Staf Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kabupaten Padang Pariaman.
  • 1995 Kasubsi Pembangunan Desa, Kecamatan Sungai Geringging, PD.Pariaman
  • 1998-1999, Sekcam Batang Anai, Padang Pariaman
  • 2000-2007 Tugas Belajar di UGM dan IPB Hingga Akhirnya menyandang Gelar Akademis Doctor.
  • 2007-2008, Kasubag Panitia Kerjasama Antar Lembaga Parlemen, Setjen Hubungan Luar Negeri DPD-RI
  • 2009-2010, Kabag Panitia Kerjasama Antar Lembaga Parlemen, Setjen Hubungan Luar Negeri DPD-RI

Riwayat kepengajaran

  • 2003 Dosen Luar Biasa STPDN, Bidang Mata Kuliah Berpikir serba System
  • 2003 sampai 2013, Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia, Bidang Mata Kuliah Manajemen Strategi, Metodologi Penelitian
  • Dosen Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Jakarta
  • Dosen Pasca Sarjana Universitas Krisnadwipayana, Bidang Analisis Kebijakan Publik.

Genius Umar adalah politisi, birokrat, dan akademisi Indonesia. Ia menjabat Walikota Pariaman periode 2018—2023 sejak 9 Oktober 2018 setelah memenangkan Pemilihan umum walikota Pariaman tahun 2018. Sebelumnya, ia mengakhiri jabatan Wakil Wali Kota Pariaman periode 2013—2018 setelah memenangi Pemilihan umum walikota tahun 2013 dengan mendampingi Wali Kota petahan Mukhlis Rahman.

Selama menjadi Walikota Pariaman Genius telah melaksanakan banyak program yang sangat bermanfaat dan telah menerima berbagai banyak penghargaan untuk kota Pariaman.

 Nah, Inilah sedikit ulasan untuk pasangan Fakhrizal dan Genius Umar  yang bisa kami rangkum agar kedepannya bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam pilkada Sumbar nantinya.

Untuk pasangan terakhir yaitu Mulyadi - Ali Mukhni akan segera kita bahas juga secepatnya



Related Posts

Post a Comment