-->
Y0eWGYxzpXyCEdgWdcCCd1ut8uzRgXO9EmGhgceU
Theme images by Igniel

Search This Blog

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi Meninggal Dunia

 


Berita duka datang dari daerah Kab. Tanah Datar. Innalillahi Wainnailahi Rojiun. Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi, dikabarkan meninggal dunia di RSUP M. Djamil, pukul 19.55 WIB, Sabtu (19/9/2020). 

Kabar yang didapat melalui akun facebook resmi, Humas Pemkab Tanah Datar menyebutkan, Irdinansyah meninggal pada pukul 19.55 WIB di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang, dalam usia 63 tahun.

Irdinansyah lahir di Bukittinggi pada 13 Maret 1957. Ia menghabiskan masa sekolah di Pekanbaru, sejak SD hingga menamatkan Pendidikan Guru Atas (PGA) pada 1975.

Setelah itu, Irdinansyah kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang, yang ia tamatkan pada 1984. Di Padang pula, ia tercatat mulai aktif berorganisasi sejak dari Muhammadiyah, internal kampus hingga Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Berturut-turut, Irdinansyah menjadi wakil ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Padang (1976-1978) dan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang (1979-1980). Kemudian, jadi Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Padang (1980-1982) dan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat (1985-1988).

Sembari berorganisasi, Irdinansyah aktif bekerja di dunia pendidikan. Ia sempat menjadi guru SMA Muhammadiyah 3 Nanggalo Padang (1983-1987). Kemudian jadi karyawan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) (1984-1987) dan PNS KOPERTIS DPK di UMSB (1986-2000). Lalu, jadi pembantu dekan Fakultas Hukum UMSB (1989 -1990) dan berlanjut jadi pembantu rektor III UMSB (1990-1992).

Aktif di Muhammadiyah, membawa Irdinansyah akhirnya juga aktif di KNPI dan Golkar. Ia menjabat Ketua KNPI Kota Padang (1994-1997). Di Golkar, Irdinansyah jadi wakil ketua DPD Partai Golkar Kota Padang (1998-2001) dan kemudian sekretaris Partai Golkar Sumbar (2001-2009)

Golkar mengantar Irdinansyah Tarmizi menjadi anggota DPRD Padang sejak 1992. Ia terus terpilih dalam Pemilu 1997 dan 1999 hingga mengakhiri tugas di DPRD Padang pada 2004.

Ia kemudian melangkah jadi anggota DPRD Provinsi Sumbar dua periode, sejak 2004 hingga 2014. Pada 2014, Irdinansyah terpilih menjadi wakil bupati Tanah Datar mendampingi Shadiq Pasadigue. Ia menggantikan Hendri Arnis yang maju jadi wali kota Padang Panjang, tahun sebelumnya.

Pada 2015, Irdinansyah terpilih dalam pilkada langsung menjadi bupati Tanah Datar berpasangan dengan Zuldafri Darma. 

Meninggalnya Bupati Tanah Datar tidak hanya sangat mengejutkan banyak pihak, namun meninggalkan kesedihan bagi orang-orang yang sangat mengenal baik dirinya.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi pada usia 63 tahun di RSUP M. Djamil, pukul 19.55 WIB, Sabtu.

"Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya Irwan Prayitno menyatakan duka yang mendalam atas wafatnya salah seorang putra terbaik Sumatera Barat dari Tanah Datar, sahabat dan saudara kita Bapak H. Irdinansyah Tarmizi Bupati Tanah Datar," ucap Irwan Prayitno di Padang, Minggu.

Ia menyebut Irdinasyah sosok yang santun dan pekerja keras. Selama kepemimpinannya banyak kemajuan, prestasi dan inovasi yang diraih Kabupaten Tanah Datar.

"Kita betul- betul merasa kehilangan sosok yang baik ini dan kita doakan semoga Allah memberikan tempat yang terbaik disisi-Nya," ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit juga menyampaikan turut berduka cita mendalam atas meninggalnya Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.

"Kami ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita, sahabat kita Irdinansyah Tarmizi Bupati Tanah Datar, semoga beliau meninggal dalam keadaan husnul khotimah, diterima semua amal ibadahnya, dihapuskan semua dosanya dan dimasukan ke dalam sorga jannahtun naim. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," katanya.

Irdinansyah Tarmizi meninggal karena sakit kanker usus yang telah cukup lama diidap. Almarhum sebelumnya sudah dioperasi atas penyakit itu, namun belum pulih seutuhnya.

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Batusangkar untuk disemayamkan hari ini. Almarhum meninggalkan istri dan empat anak.

Politisi Golkar itu pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, menggantikan Wakil Bupati sebelumnya Hendri Arnis yang terpilih jadi Wali Kota Padang Panjang.

Ia kemudian terpilih menjadi Bupati Tanah Datar periode 2015-2020.

Pada pilkada serentak 2020 almarhum tidak ikut bersaing dengan alasan kesehatan.

 

Related Posts

Related Posts

Post a Comment